Oleh : Advokat Ki Jal Atri Tanjung Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Barat
SEJARAH TOKOH DAN PERAN SYECH DR. H. A. KARIM AMRULLAH.
Syech Dr. H. A. Karim Amrullah, juga dikenal sebagai Haji Rasul, adalah seorang ulama dan reformis Islam terkemuka di Indonesia. Beliau lahir pada 10 Februari 1879 di Nagari Sungai Batang, Maninjau, Sumatera Barat, dan wafat pada 2 Juni 1945 di Jakarta.
Kiprah Perjuangan:
- Syech Dr. H. A. Karim Amrullah adalah pendiri Sumatera Thawalib, sekolah Islam modern pertama di Indonesia, yang didirikan pada tahun 1911 di Padang Panjang, Sumatera Barat.
- Beliau juga merupakan salah satu pendiri Muhammadiyah di Minangkabau, Sumatera Barat, pada tahun 1925.
- Syech Dr. H. A. Karim Amrullah dikenal sebagai seorang ulama yang gigig dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan melawan penjajahan Belanda.
- Beliau juga merupakan seorang penulis yang produktif, dengan lebih dari 27 judul buku yang ditulisnya, termasuk buku-buku tentang agama, pendidikan, dan sosial.
Penghargaan:
- Syech Dr. H. A. Karim Amrullah dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Al-Azhar, Mesir, pada tahun 1926.
- Beliau juga diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Soekarno pada tahun 1961.

Keluarga:
- Syech Dr. H. A. Karim Amrullah adalah ayah dari Buya Hamka, seorang ulama dan sastrawan terkenal Indonesia.
- Syech Dr. H. A. Karim Amrullah adalah seorang ulama yang berani dan gigih dalam memperjuangkan kebenaran dan kemerdekaan Indonesia. Beliau merupakan contoh teladan bagi generasi muda Indonesia ¹ ² ³.
RENOVASI CAGAR BUDAYA DAN MONUMEN 100 TAHUN MUHAMMADIYAH MINANGKABAU

Advokat Ki Jal Atri Tanjung Bersama Marhadi Efendi Di Cagar Budaya Rumah Syech Dr. H. A. Karim Amrullah (Syech De Er) Salah Seorang Tokoh, Pejuang Dan Pendiri Muhammadiyah Minangkabau Di Sungai Batang Maninjau Kabupaten Agam Pada Tahun 1925. Sabtu, 08 November 2025.
Rumah Syech Dr. H. A. Karim Amrullah yang dijadikan Cagar Budaya memang memerlukan renovasi karena kondisinya yang sudah memprihatinkan. Lantainya yang sudah melapuk dan catnya yang sudah memudar menunjukkan bahwa rumah ini membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang lebih baik.
Rencana untuk mendirikan Monumen 100 Tahun Muhammadiyah Minangkabau di tempat ini bisa menjadi sebuah ide yang baik, karena Syech Dr. H. A. Karim Amrullah adalah salah satu tokoh yang berperan penting dalam sejarah Muhammadiyah di Minangkabau. Namun, perlu diingat bahwa renovasi dan pembangunan monumen harus dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak merusak nilai sejarah dan keaslian rumah tersebut.
Dalam proses renovasi, perlu dilakukan upaya untuk mempertahankan keaslian arsitektur dan desain rumah, serta memasukkan elemen-elemen yang dapat meningkatkan nilai sejarah dan budaya rumah tersebut. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan untuk membuat rumah ini menjadi sebuah museum atau pusat informasi tentang sejarah Muhammadiyah dan Syech Dr. H. A. Karim Amrullah, sehingga dapat menjadi sebuah tempat yang bermanfaat bagi masyarakat dan generasi muda ¹.










