Today

Kadis Pendidikan Pasaman: Revitalisasi SDN 10 Tarung-Tarung Akan Diusulkan Setelah Nilai Dapodik Memenuhi Target

Pasaman, Mimbar-MinangNews.com – 10 Maret 2026

Revitalisasi SDN 10 Tarung-Tarung, Kabupaten Pasaman, akan diusulkan setelah nilai Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah tersebut memenuhi persyaratan minimal yang telah ditetapkan pemerintah.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Desrianti, ST, MT, kepada awak media terkait pengajuan revitalisasi yang sebelumnya telah disampaikan oleh pihak sekolah.

Menurut Desrianti, sekolah yang dapat diusulkan untuk program revitalisasi adalah sekolah yang memiliki nilai Dapodik minimal 70,00. Sementara itu, SDN 10 Tarung-Tarung saat ini baru memiliki nilai Dapodik 26,27, sehingga belum memenuhi syarat untuk diusulkan dalam program revitalisasi.

“Sekolah yang dapat diusulkan untuk revitalisasi harus memiliki nilai Dapodik minimal 70. Saat ini nilai Dapodik SDN 10 Tarung-Tarung baru mencapai 26,27. Untuk tahun 2025 sekolah ini belum termasuk dalam usulan revitalisasi. Mudah-mudahan tahun ini setelah pihak sekolah memperbaiki data Dapodik, barulah dapat diusulkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Kabid yang akrab disapa Ria itu juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap semakin banyak sekolah di daerah tersebut mendapatkan program revitalisasi. Namun hal tersebut harus didukung dengan kelengkapan dan validitas data Dapodik dari masing-masing sekolah.

“Pemerintah Pasaman tentu mengharapkan sekolah-sekolah di daerah ini banyak yang mendapatkan program revitalisasi. Namun tentunya sekolah yang diusulkan harus memiliki data Dapodik yang benar dan telah memenuhi ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 10 Tarung-Tarung, Nurasiah, saat dihubungi melalui telepon seluler mengakui bahwa nilai Dapodik sekolahnya memang masih rendah. Ia menyebutkan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah mengajukan revitalisasi, namun hingga kini belum ada realisasi.

“Kami mengakui data Dapodik sekolah masih rendah. Tahun lalu sudah diajukan, namun belum ada realisasinya. Setelah perbaikan data Dapodik dilakukan, kami berharap revitalisasi sekolah ini dapat segera diusulkan,” ungkapnya.

Nurasiah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman yang telah menanggapi secara serius aspirasi yang disampaikan oleh pihak sekolah dan wali murid terkait kondisi fasilitas pendidikan di sekolah tersebut.

(Karno)