Oleh Labai Korok
Semua civitas akademika dan alumni fakultas pertanian Universitas Andalas berduka dengan telah meninggalnya ayah dari salah seorang alumni pertanian angkatan tahun 1987 yaitu Emiko Epyardi Asda (Istri Paslon Gubernur Sumbar nomor 2). Mari Kita bacakan sama-sama Al Fatihah, kirimkan doa kepada almarhum ayahnya Emiko semoga mendapat sorga hendaknya. Aamiin.
Secara kekeluargaan dan kemanusiaan alumni besar fakultas pertanian Universitas Andalas hadir melayat kerumah almarhum ayahnya Emiko, saat itu juga hadir Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Pertanian Unand priode 2019-2024, H. Mahyeldi SP dan rombongan.
Selasa 22/10 kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB ada kabar duka, telah berpulangnya atau wafatnya mertua laki-laki Kandidat Gubernur Sumbar Nomor urut 2 Epyardi Asda. Ucapan Mahyeldi-Vasko turut belangsung kawa semoga Almarhum diberikan tempat yang teduh dan damai di sisi Allah, SWT, Amin.
Saat bincang-bincang dirumah duka, Buya Mahyeldi menyampaikan bahwa orang tua laki-laki Emiko Edmon Anwar merupakan sosok yang cukup luar biasa dan orang baik. Malam itu Buya Mahyeldi melayat ke rumah duka di Singkarak. “Semoga kepergian beliau Husnul Khotimah dan Surga tempat beliau,” sebut Buya Mahyeldi dan berdoa menghadap kepada jenazah.
Atas nama pribadi dan Kami Ikatan keluarga alumni fakultas pertanian Universitas Andalas turut berduka sekali, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam melewati ujian dalam kehidupan ini, orang tua kita Almarhum diberikan tempat yang teduh dan damai di sisi Allah, SWT, Amin, “ kata buya Mahyeldi.
Buya Mahyeldi dengan istri Epyardi Asda itu sama-sama alumni Universitas Andalas menurut catatan Penulis, Uni Emiko ini masuk Fakultas Pertanian Unand sekitar tahun 1987, sedangkan Uda Mahyeldi sapaan untuk para alumni senior, masuk tahun 1986, saat itu sama-sama ketemu, beraktivitas dikampus Fakultas Pertanian Unand.
Secara pribadi Penulis memberikan apresiasi kepada kontestan demokrasi Sumatra Barat saat ini, telah mampu membedakan antara nilai kemanusiaan dan politik, yang secara politik awam bisa menggangu hubungan antar pesonal kandidat karena sama berkompetisi jadi Kepala Daerah Sumbar yaitu suami Emiko Epyardi Asda dengan kawan sekampus Buya Mahyeldi. Tapi Buya Mahyeldi tidak, malah beliau melayat kerumah mertua Epyardi Asda.








