Today

3 Pasangan CaWaKo Padang, Kontestasi Sengit

Oleh Hendri Gunawan

Pilkada Kota Padang 27 November 2024, 5 tahun kedepan semakin tampak jelas 3 pasangan, petaha, perubahan, alternatif, masing-masing dengan keunggulannya menyapa masyarakat Kota Padang. Hendri Septa dengan pengalamannya untuk keberlanjutan program Kota Padang tentunya siap bertarung untuk memenangkan pilkada ini sebagai petahana, bersama partai PAN dan Gerindra dengan langka dan strategi instrumen berbagai kalangan bergerak dengan masif. Hendri Septa juga mengalahkan Petahana di Kota Padang Sebelumnya.

Fadly Amran juga memiliki pengalaman sebagai Walikota Padang Panjang sebelumnya mengalahkan Petahana, apakah ini berlaku di Kota Padang, tentu itu jawaban pastinya di tanggal 27 November 2024 kelak, langkah dan strategi instrumen berbagai kalangan tentunya di gerakkan oleh Fadly Amran baik kalangan muda ulama dan konservatif digerakan oleh nya. Bersama Nasdem, partai lainnya dalam pertimbangan. Kemudian Fadly Amran pernah mengalahkan Petahana di Padang Panjang.

Muhammad Iqbal konsultan psikolog dan rektor dan salahsatu Universitas di Jakarta dengan pasangan pengalaman dibirokrasinya, siap ikut kontestasi pilkada Kota Padang bersama PKS dan Demokrat dan soliditas kalangan birokrasi menawarkan alternatif pilihan kelak, berbagai kalangan baik muda internal dan eksternal yang ada dimasyarakat dengan berbasis kaderisasi yang kuat. Pendahulu Muhammad Iqbal juga pernah mengalahkan Petahana masa Fauzi Bahar.

masing – masing memiliki potensi untuk menang, dan pernah mengalahkan Petahana, dalam membangun kota Padang tentunya memiliki program dan visi misi terukur dan terarah dengan sistematis, menarik disimak, diperhatikan dan diikuti pilkada kota Padang sebagai Ibukota Sumatera Barat, sebagai proses daerah dan barometer salah satu keberhasilan Sumatera Barat.

Apa strategi yang dilakukan masing-masing kandidat nanti sudah memiliki langkah kongrit, bermain di program, visi dan misi ataupun isu kebutuhan masyarakat 5 tahun kedepan. Yang jelas jangan sampai salah pilih kandidat pilkada kota Padang dan gunakan hak suara dengan baik pilihan 5 tahun kedepan, untuk keberlanjutan Kota Padang.

Keberlanjutan, perubahan, alternatif tentu masyarakat sudah memiliki pilihan masing-masing namun pilihan itu akan berubah nantinya jika masyarakat masih terpesona dengan politik uang yang nantinya akan bergerilya, apakah itu terjadi atau tidak, kita lihat saja nanti, kita kawal itu jangan sampai terjadi suara dibeli untuk pilih siapa dan ini menjadi khawatiran semua kalangan, apa itu hoax?, kita lihat saja nanti menjelang pemilihan 27 November 2024 kelak.

Menurut penulis, perbaikan infrastruktur pembangunan baik fisik maupun SDM dan juga ekonomi, baik makro ataupun mikro itu yang lebih penting, ditambah lagi peningkatan PAD Kota Padang, ini menjadi pokok pikiran Kota Padang 5 tahun kedepan, jangan sampai ada selisih yang jauh tidak tergarap PAD lokal, potensi yang ada harus dimaksimalkan untuk keberlanjutan, perubahan, dan alternatif Kota Padang makin maju kedepan untuk keberhasilan yang hakiki.