Padang, 18 Juli 2024 Santika Premiere Hotel – MMNews – Tunda jual, Resi Gudang dan Pembiayaan (komoditi) sebagai approval jaminan nantinya, resi gudang ini sangat membantu pengusaha, baik komoditi pertanian dan UKM, unggulan komoditi Sumatera Barat adalah Gambir sudah layak untuk SRG, hadir dari Kadin Kang H. Maman Sudarman Wakil Katua KADIN, Resi Gudang sangat baik manfaat bagi pelaku usaha dengan sistem dan aplikasi SRG, namun tidak banyak pelaku usaha memanfaatkannya, apalagi saat harga komoditi turun, tutur H. Maman
Impementasi teknis SRG yang nanti ini menjadikan simbiosis mutualisme antara pelaku dan resi gudang terhadap pasar, selisih yang didapat setelah biaya lainnya sebagai value, tanpa resi gudang jika pelaku usaha tentunya jadi promblem, jika tunda jual dikarenakan komoditi harga turun,
Sistem Resi Gudang (SRG)merupakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penerbitan, pengalihan, penjaminan, dan penyelesaian transaksi resi gudang Resi Gudang adalah Dokumen/Surat bukti kepemilikan barang yang disimpan di gudang yang diterbitkan oleh pengelola gudang tertentu.
Mekanisme SRG merupakan baik dengan sistem tunggu, tunda jual dan sarana pemasaran, komoditi volumenya dijual secara skala nasional, dengan sistem mekanisme yang sudah sistemik yang baik, baik bisnis dan pembiayaan, terlibat dari ulu ke hilir, SRG pengelolaan bentuk Badan Usahanya PT, Perumda, Koperasi yang diatur oleh Undang-undang, penggunaan gudang bisa digunakan untuk aktivitas komoditi milik sendiri, atau Perumda, dengan sistem SRG diperbolehkan, dengan perjanjian yang jelas sistem sewa dengan 5 tahun dan bisa diperpanjang.
Tanah Datar Perumda Tua Sepakat Gudang sudah berjalan dengan komoditi pertanian seperti gabah/padi namun masih dalam tahap pengembangan, belum Sistem Resi Gudang (SRG), begitu juga dengan Kapupeten Solok problem yang sama terkait dengan SRG belum berjalan dengan baik, perlu adanya dilakukan pelatihan secara dan penyuluhan secara intensif.
Limapuluhkota, Harau, Gudang jauh dari lokasi pusat Ibu Kota Kabupaten, dikarenakan jarak jauh gudang merupakan kendala bagi petani untuk penjualan petani juga langsung menjual dengan toko atau pengepul yang berada dekat lokasi petani, SRG sudah berjalan dengan baik, pemanfaat ini SRG ini sangat membantu bagi petani, dari segi Pembiayaan Resi Gudang perbankan
UU No 9 tahun 2011 Tentang Perubahan Atas UU No 9 Tentang Resi Gudang, PP No 70 Tahun 2013 Tentang perubahan atas PP No 36 Tahun2007 Tentang Pelaksanaan UU No.9 tahun 2006 Tentang SRG, Permendag No 24 Tahun 2023 Tentang Perubahan Kedua Atas Permendag No 23 Tahun 2020 Tentang Barang dan Persyaratan Barang yang Dapat Disimpan dalam SRG Peraturan Bappebti (21 buah) yang mengatur mengenai Teknis.
Kadin Sumbar, bidang perekonomian, OKK dan Wakil Ketua Ketahanan Pangan, H. Mama Sudarman Kadin berkempentingan untuk mamajukan perekonomian, UKM, Pertanian di Sumbar dengan SRG dan perlu melakukan bersama Stick Holder terkait.
Terkait yang ada untuk beras lokal hasil penggilingannya banyak patah untuk ricemiling yang baru agar hasil produksi utuh dan sempurna, tidak terjadi banyak patahan terhadapat beras itu sendiri, gambir dari pihak india mengusai pasar bahkan punya pabrik sendiri di Indonesia, perbaikan tata kelola niaga di indonesia terlalu bebas masuk ke Indonesia, Gudang Bappebti ada 5 di Sumbar sedangkan swasta di Sumbar sangat banyak, perlu dilakukan pelatihan dalam tata kelola niaga dengan baik, tumbuh dan berkembang dengan baik. (Hgn)








