Today

RS Lapangan EMT MDMC Muhammadiyah Jadi Pengganti Sementara Layanan Puskesmas, Siaga Tangani Korban Gempa 7,7 SR

MANGGARAI TIMUR, MMNEWS — Kiprah kemanusiaan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) terus diperkuat dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 SR di Nusa Tenggara Timur (NTT).

RS Lapangan EMT MDMC Muhammadiyah kini mendapat kepercayaan untuk menjadi pengganti sementara gedung pelayanan Puskesmas. Kesepakatan tersebut diambil bersama Kepala Puskesmas serta NGO dan unsur kemanusiaan lainnya yang berada di lokasi bencana.

Dengan skema pelayanan tersebut, masyarakat yang membutuhkan pelayanan rawat jalan, poliklinik maupun penanganan kegawatdaruratan (emergency) diarahkan untuk mendapatkan pelayanan di tenda RS Lapangan EMT MDMC Muhammadiyah.

Sementara itu, pasien yang berdasarkan pemeriksaan medis membutuhkan rawat inap selanjutnya akan ditempatkan di tenda pelayanan Puskesmas.

Untuk pasien yang membutuhkan tindakan operasi, penanganannya disesuaikan dengan kemampuan fasilitas kesehatan yang tersedia. Apabila tindakan operasi tidak dapat dilakukan di RS Kapal Airlangga, pasien akan dirujuk ke RSU Borong, yang berjarak sekitar lima hingga enam jam perjalanan dari lokasi RS Lapangan EMT MDMC Muhammadiyah.

Tak Hanya Mengobati, EMT MDMC Juga Penuhi Kebutuhan Pasien

Pelayanan EMT MDMC Muhammadiyah tidak berhenti pada pemeriksaan dan tindakan medis. Tim juga berupaya memenuhi kebutuhan pendukung bagi pasien terdampak bencana.

Salah satunya adalah menyediakan crutch atau tongkat penyangga bagi pasien yang mengalami keterbatasan berjalan dan membutuhkan alat bantu untuk mendukung proses pemulihan serta aktivitas sehari-hari.

Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari pendekatan pelayanan kemanusiaan yang dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan, penanganan kegawatdaruratan hingga membantu kebutuhan khusus pasien.

Di tengah keterbatasan fasilitas pascabencana dan jauhnya akses menuju rumah sakit rujukan, keberadaan RS Lapangan EMT MDMC Muhammadiyah menjadi salah satu titik penting pelayanan kesehatan masyarakat terdampak.

Tim EMT MDMC Muhammadiyah pun terus berkoordinasi dengan Puskesmas, fasilitas kesehatan rujukan serta berbagai unsur kemanusiaan agar pasien memperoleh penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan medisnya.

“Mohon doa, arahan, bimbingan dan bantuannya selalu dari Ayahanda dan Ibunda semuanya. Semoga ikhtiar kemanusiaan ini terus diberikan kemudahan dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat terdampak bencana.”

Kehadiran para relawan di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa respons bencana bukan semata menghadirkan pertolongan pada saat darurat, tetapi juga memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan ketika fasilitas masyarakat belum dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

MMNEWS — Dari lokasi kemanusiaan, merawat harapan dan menghadirkan pelayanan untuk masyarakat terdampak bencana.