Today

Reses di Kampung Baru Nan XX, Muhidi Buka Ruang Aspirasi Warga untuk Pembangunan

PADANG, MMNEWS — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan aspirasi pembangunan saat menggelar reses di Masjid Husnul Khatimah, Kampung Baru Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (21/8/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Warga berkesempatan menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka, sekaligus mengusulkan program pembangunan yang dinilai menjadi kebutuhan prioritas.

Muhidi menegaskan, reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif. Momentum tersebut menjadi salah satu jalur penting bagi wakil rakyat untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kita berkumpul dalam rangka reses. Kita minta masukan dari masyarakat untuk diperjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada,” kata Muhidi.

Menurutnya, aspirasi yang dihimpun dari masyarakat akan menjadi bahan penting dalam pembahasan program pembangunan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Reses ini sangat strategis karena kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Beberapa bulan ke depan akan ada usulan program, sehingga aspirasi masyarakat hari ini sangat penting,” ujarnya.

Aspirasi Warga Jadi Bahan Perjuangan DPRD

Muhidi menjelaskan, DPRD dan pemerintah daerah memiliki peran yang saling berkaitan dalam menentukan arah pembangunan. DPRD Provinsi Sumatera Barat merupakan mitra Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Karena itu, berbagai masukan yang disampaikan masyarakat melalui reses akan dipetakan dan diperjuangkan berdasarkan kewenangan serta skala prioritas.

“DPRD bersama kepala daerah membangun daerah, baik pembangunan fisik maupun pembangunan sumber daya manusia. DPRD memiliki tiga fungsi, yaitu legislasi, budgeting dan pengawasan,” jelas Muhidi.

Menurutnya, pembangunan tidak semata-mata diukur dari hadirnya infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga harus menjadi perhatian karena akan menentukan masa depan Sumatera Barat.

Muhidi Ingatkan Pentingnya Masa Depan Anak

Dalam kesempatan tersebut, Muhidi turut mengajak para orang tua untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap pendidikan dan pembentukan karakter anak.

Di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang semakin cepat, keluarga dinilainya memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki ilmu, keterampilan, karakter, serta fondasi agama yang kuat.

“Di tengah kesibukan aktivitas, mari kita duduk bersama anak-anak. Bangun kesadaran mereka tentang pentingnya ilmu dan keterampilan. Jangan hanya dimarahi, tetapi berikan motivasi,” pesannya.

Muhidi juga mendorong generasi muda dibekali kemampuan berbahasa asing dan berbagai keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Globalisasi tidak bisa dihambat atau ditolak. Yang harus kita lakukan adalah menyiapkan anak-anak agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Tanamkan akidah, ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebersamaan,” ujarnya.

Lurah: Kesempatan Emas bagi Warga

Lurah Kampung Baru Nan XX, Ratu Junasli, mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Sumbar di tengah masyarakat. Menurutnya, reses menjadi kesempatan penting bagi warga karena aspirasi dapat disampaikan langsung kepada pimpinan lembaga legislatif provinsi.

“Ini kesempatan emas bagi warga untuk menyampaikan usulan pembangunan dan berbagai persoalan lainnya. Terima kasih atas kehadiran Bapak Ketua DPRD Sumbar,” kata Ratu.

Ia berharap komunikasi antara masyarakat dengan DPRD terus terbangun sehingga berbagai kebutuhan lingkungan dapat diperjuangkan dan direalisasikan secara bertahap berdasarkan kewenangan serta prioritas pembangunan.

Reses di Kampung Baru Nan XX tersebut sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat, sehingga kebijakan pembangunan yang disusun pemerintah daerah dapat semakin berpijak pada kebutuhan nyata warga.

(MMNEWS)