Pasaman Barat, mimbar-minangnews.com — Komitmen memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan terus digelorakan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Barat melalui Lomba Dasawisma Berprestasi tingkat provinsi tahun 2026. Kali ini, tim penilai melakukan verifikasi lapangan di Nagari Ranah Air Haji, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (23/4/2026).
Penilaian dipimpin Staf Ahli TP PKK Sumbar, Dianita Maulin Vasko, yang disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, TP PKK setempat, hingga masyarakat nagari.
Dalam sambutannya, Dianita menegaskan bahwa lomba dasawisma bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari evaluasi dan penguatan gerakan PKK di tingkat akar rumput.
“Ini bukan hanya lomba, tetapi momentum melihat langsung implementasi program, inovasi, dan keberlanjutan kegiatan dasawisma di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kesiapan daerah serta sinergi lintas sektor dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, dasawisma memiliki peran strategis karena menjadi ujung tombak pelaksanaan program PKK yang bersentuhan langsung dengan keluarga.
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026 dengan tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”
Berbagai program yang dijalankan dasawisma meliputi pendataan keluarga, peningkatan kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Sementara itu, Asisten III Setdakab Pasaman Barat, Harlina Syahputri, yang mewakili Bupati, menegaskan bahwa gerakan PKK selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Dasawisma adalah garda terdepan. Apa yang dilakukan hari ini merupakan bentuk nyata pembangunan dari tingkat nagari,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi kader dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari menjaga lingkungan hingga mendorong pendidikan anak.
Ketua TP PKK Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto, menyebutkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 5.970 kelompok dasawisma tersebar di 11 kecamatan dan 90 nagari.
“Dasawisma tidak hanya menjalankan program, tetapi juga menjadi sumber data penting bagi pemerintah dalam perencanaan pembangunan,” jelasnya.
Dalam penilaian tersebut, Dasawisma Bougenville 14 Nagari Ranah Air Haji menjadi wakil Pasaman Barat di tingkat provinsi. Kehadirannya diharapkan mampu membawa prestasi sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Kegiatan berlangsung antusias dengan dihadiri TP PKK kabupaten, camat, wali nagari, serta kader dasawisma setempat.
Melalui penilaian ini, TP PKK Sumbar berharap lahir praktik terbaik yang dapat direplikasi di berbagai daerah, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama menuju masyarakat sejahtera dan berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. (Adpsb/rmz/bud)





