Oleh Labai Korok
Saat hadir dikampus dan ikut pembekalan gerakan mahasiswa dipastikan Kita akan disuguhkan oleh pemateri bahwa gerakan mahasiswa, gerakan sipil, gerakan masyarakat itu terkenal di Djakarta, Djogja, Makassar dan Bandung. Gerakannya memiliki basis dampak luar biasa.
Namun saat ini, saat masyarakat, mahasiswa, sipil melakukan demonstrasi menuntut keadilan terhadap warga miskin maka disini nampak gerakan masih-masing daerah itu, mana yang menonjol dan tercatat dalam sejarah.
Gerakan Djakarta kemarin dan tadi malam mampu masuk ke kawasan Brimob, selanjutnya gerakan masyarakat sipil, mahasiswa Makassar telah terjad pembakaran kantor DPRD Makassar dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.
Kondisi ini perlu Penulis ingatkan, daerah itu memang sudah terkenal dalam menciptakan dampak gerakan menutut ketidakadilan warga miskin, ulah kebijkan yang memiskinkan masyarakat, membuat sensara.
Seperti Makassar Kita kutib dari media Detik. Com disana, kobaran api menghabiskan kantorDPRD-nya. Saa ini Gedung DPRD Makassar di bakar oleh masa pendemo.
Gedung DPRD Makassar, Sulawesi Selatan dibakar massa aksi malam ini. Legislator hingga Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin yang sedang rapat paripurna pun dievakuasi.
Hal tersebut dibenarkan Wakil Ketua 2 DPRD Makassar Anwar Faruq. Dia mengatakan para anggota DPRD bersama wali kota dan wakil wali kota sedang berada di dalam gedung.
“Massa menduduki kantor DPRD Kota Makassar malam ini, saat kami sedang rapat paripurna,” kata Anwar dalam keterangannya, dilansir detikSulsel, Jumat (29/8/2025).
Walkot-Sekda Dievakuasi
Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin beserta sejumlah pejabat Pemkot Makassar berada di dalam gedung DPRD Makassar saat massa melakukan pembakaran. Appi sudah dievakuasi menggunakan sepeda motor
“Pak Wali dan Bu Wali, Pak Sekda, dievakuasi lewat belakang dengan motor,” kata Anwar Faruq.
Anwar mengatakan evakuasi berjalan dengan baik. Dia menyebut seluruh pejabat hingga legislator dievakuasi dengan selamat.
Nah pertanyaan daerah lain diluar Makassar, Djakarta, Djogja, Bandung seperti apa, Penulis melihat langkah gerakannya tetap sama namun mereka lebih mengarah gerakan yang aman dan tidak berdinamika.
Namun jika ketidakadilan itu dipertontonkan dengan telanjang seperti pajak dinaikan untuk masyarakat miskin, keberpihakan hukum tumpul pada orang dekat kekuasaan/pejabat, tajam pada pencuri ayam, pejabat bermewah-mewah, rakyat kecil menderita kelaparan.
Maka sangat wajar dimana-mana terjadi demonstrasi, gerakan aksi secara masif. Nampak rakyat kecil turun kejalan menuntut keadilan, akhirnya berbuah adanya korban, serta meninggalnya driver ojek online hari ini.
Demonstrasi itu mulai bertujuan untuk menyuarakan aspirasi, menuntut perubahan, menyatakan ketidakpuasan terhadap kebijakan, atau menolak suatu hal di muka umum, yang merupakan bagian dari partisipasi publik dan hak berpendapat dalam suatu negara.
Aksi ini berfungsi sebagai wadah bagi masyarakat miskin untuk mengawal kebijakan pemerintah, mendapatkan perhatian publik dan media, serta menggalang dukungan untuk isu yang diangkat seperti saat ini viral.
Daerah lain tegakan keadilan, bergerak agar Indonesia ini bersih, para pejabat yang rakus dan mengkorupsi uang rakyat harus segera di beratas habis, disini ketegasan Prabowo Subianto mengambil tindakan.






