Oleh Labai Korok Piaman
Filosofi Minangkabau sudah mengajarkan Kita yaitu “sakali aie gadang sekali tapian berubah”, artinya yang selama ini ada beda padangan antara Bung Andre Rosiade dengan Buya Mahyeldi, sekarang mereka kompak membangun Sumatera Barat berjaya melalui Kementerian.
Ketua DPW PKS Sumatra Barat, H Mahyeldi dengan Ketua DPW Partai Gerindra, H. Andre Rosiade kompak mendatangani semua kementrian RI diataranya Mentri PUPR, membicarakan masalah pembangunan infrastruktur Sumatra Barat kedepan saat Prabowo Presiden,
Targetnya dapat merumuskan pembangunan daerah Sumbar saat dua periodenya Buya Mahyeldi akan berpasangan dengan Vasko nanti, yang dalam waktu dekat akan dideklarasikan maju bersama Gubernu/Wakil Gubernur.
Langkah kongkrit yang dilakukan Bung Andre Rosiade bersama Gubernur Sumatra Barat, Buya Mahyeldi perlu diapresiasi secara mendalam dan setingginya.
Ada keyakinan Penulis bahwa pada priode pemerintahan Probowo nanti Sumatra Barat akan cepat pembangunan dibidang apapun termasuk instruktur jalan, jembatan, irigasi, normalisasi sungai, kanal banjir dan lainnya.
Pertemuan kementrian PUPR kemarin, Alhamdulillah sudah ada rumusannya, Andre Rosiade juga menyebutkan pertemuan itu membahas soal tender Fly Over Sitinjau Lauik, dan lelang perbaikan Jalan Air Dingin serta yang lainnya.
Tender Fly Over Sitinjau Lauik akan diumumkan pada 13 September 2024. Ini merupakan prestasi dari Bung Andre Rosiade selaku DPR RI dan Buya Mahyeldi selaku pihak yang membebaskan tanah dikawasan fly over sitinjau laut tersebut.
Pengerjaan jalan air dingin yang rusak karena adanya usaha penambangan dikawasan ini akan ditender bulan Oktober 2024 dan ada proyek perbaikan infrastruktur lain akan menyusul.
Selaku masyarakat Sumatera Barat Kita memberi apresiasi setingginya kepada kedua partai besar Sumbar tersebut yang bisa berkolaborasi memajukan pembangunan Sumbar.








