PADANG, MMNEWS — SDN 48 Kuranji terus memperkuat kualitas pendidikan sekaligus membangun budaya sekolah yang aman dan tangguh. Dua agenda strategis digelar pada Selasa (1/9/2026), yakni Edukasi Kebencanaan bersama BPBD Kota Padang bagi peserta didik serta Sosialisasi Pengimbasan Akreditasi untuk mematangkan persiapan sekolah menuju akreditasi unggulan tahun 2026.
Edukasi kebencanaan menghadirkan pemateri dari BPBD Kota Padang, M. Nur Faishal, S.Kom. dan Rifqi Arif, S.E. Para murid dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi situasi darurat, terutama gempa bumi yang menjadi salah satu potensi bencana di Kota Padang.
Dalam penyampaian materinya, Rifqi Arif menekankan bahwa pengetahuan kebencanaan sangat penting agar anak tidak mudah panik ketika berada dalam kondisi darurat.
“Bencana bukan untuk ditakuti, tetapi harus dihadapi dengan kesiapsiagaan ketika kita berada dalam posisi sulit,” pesannya kepada para murid.
Peserta didik kemudian diperkenalkan dengan langkah-langkah perlindungan diri ketika gempa terjadi, termasuk mengenali lokasi aman untuk berlindung, benda atau tempat yang harus dijauhi, serta bagaimana melakukan evakuasi secara tertib.
Murid Antusias Ikuti Simulasi Gempa
Tidak berhenti pada penyampaian teori, edukasi dilanjutkan dengan simulasi gempa bumi. Para murid mempraktikkan secara langsung langkah penyelamatan diri, mulai dari melindungi kepala dan tubuh, mencari perlindungan yang aman, hingga keluar dari ruangan dan bergerak menuju titik kumpul.
Simulasi tersebut berlangsung penuh antusias. Murid mengikuti setiap arahan dari petugas BPBD dan guru dengan tertib.
Melalui praktik langsung tersebut, pengetahuan kebencanaan diharapkan tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi menjadi keterampilan yang dapat diterapkan apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya SDN 48 Kuranji dalam membangun Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) serta menumbuhkan kesadaran kesiapsiagaan sejak usia sekolah.
Pihak sekolah berkomitmen agar edukasi dan latihan kebencanaan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga seluruh warga sekolah, baik guru maupun peserta didik, mengetahui tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana.
Guru Digembleng Menuju Akreditasi Unggulan
Setelah kegiatan pembelajaran berakhir, agenda SDN 48 Kuranji berlanjut dengan Sosialisasi Pengimbasan Akreditasi pada pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.
Kegiatan yang ditujukan bagi seluruh guru tersebut mengangkat tema “Persiapan Menuju Akreditasi Unggulan.”
Kepala SDN 48 Kuranji, Sesmiyenti, S.Pd., bersama Pengawas Binaan IV, Ay Ahmad, S.Pd., menghadirkan Kepala SDIT Mutiara Padang, Darwin Eka Putra, M.Pd., sebagai narasumber.
Darwin membagikan pengalaman dan praktik baik dalam mempersiapkan akreditasi sekolah hingga SDIT Mutiara Padang berhasil memperoleh Akreditasi A pada 2025.
Pengalaman tersebut menjadi referensi bagi SDN 48 Kuranji yang tengah mempersiapkan diri menghadapi proses akreditasi tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Darwin menekankan pentingnya kesiapan sekolah secara menyeluruh. Akreditasi bukan sekadar persoalan kelengkapan administrasi, tetapi juga menyangkut kualitas proses pembelajaran, tata kelola sekolah, budaya mutu, kolaborasi antarguru, serta konsistensi dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik.
Para guru terlihat antusias mengikuti pemaparan dan diskusi. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menggali pengalaman, bertukar informasi, serta mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperkuat sebelum pelaksanaan akreditasi.
Sesmiyenti: Sekolah Aman Harus Sejalan dengan Peningkatan Mutu
Kepala SDN 48 Kuranji, Sesmiyenti, S.Pd., menegaskan bahwa dua kegiatan yang dilaksanakan dalam satu hari tersebut memiliki tujuan yang saling melengkapi, yakni menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus berkualitas.
Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu menjadi budaya seluruh warga sekolah. Pada saat bersamaan, peningkatan mutu pendidikan harus terus dilakukan melalui evaluasi, pembenahan dan peningkatan kompetensi seluruh unsur sekolah.
Melalui sosialisasi pengimbasan akreditasi, pihak sekolah berharap para guru semakin memahami hal-hal yang perlu dipersiapkan sekaligus memiliki semangat yang sama untuk membawa SDN 48 Kuranji meraih hasil terbaik dalam akreditasi 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan langkah SDN 48 Kuranji dalam membangun pendidikan secara menyeluruh. Murid dipersiapkan menjadi generasi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan menghadapi bencana, sementara guru terus memperkuat kompetensi dan budaya mutu pendidikan.
Dengan kolaborasi kepala sekolah, pengawas, guru, peserta didik, BPBD Kota Padang serta berbagai pihak terkait, SDN 48 Kuranji optimistis mewujudkan sekolah yang aman, tangguh, berkualitas dan siap menuju akreditasi unggulan tahun 2026.
SDN 48 Kuranji — Sekolah Aman, Guru Hebat, Murid Tangguh, Menuju Akreditasi Unggulan.
(MMNEWS)







