Today

Lewat Sosper Perda Nomor 9 Tahun 2018, Zuldafri Darma Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

Tanah Datar, MMNEWS – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Zuldafri Darma, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA). Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi harus dimulai dari rumah dan menjadi gerakan bersama masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Zuldafri saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan ini dihadiri masyarakat setempat serta menghadirkan narasumber Eka Lusiana, SKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan AKP Harmen, Kasat Resnarkoba Polres Tanah Datar. Keduanya memaparkan bahaya penyalahgunaan narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial, sekaligus strategi pencegahan yang dapat dilakukan mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat.

Dalam sambutannya, Zuldafri menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.

“Pencegahan harus dimulai dari keluarga. Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan membangun komunikasi yang baik agar mereka tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba,” tegas Zuldafri.

Ia menjelaskan, Perda Nomor 9 Tahun 2018 menjadi landasan hukum yang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Menurut Zuldafri, edukasi harus terus digencarkan agar masyarakat, khususnya kalangan remaja, memahami bahaya narkoba sejak dini.

“Generasi muda adalah aset daerah dan bangsa. Karena itu, kita harus menjaga mereka melalui pendidikan, pengawasan, dan kepedulian bersama,” ujarnya.

Sementara itu, para narasumber mengajak masyarakat lebih peka mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba serta tidak ragu melaporkan dan memberikan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan bantuan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Zuldafri berharap lahir komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

“Bersama cegah narkoba, kita wujudkan masyarakat yang sehat dan generasi Sumatera Barat yang berkualitas,” tutupnya. (***)

Berita lainnya

Seedbacklink