PADANG, MMNEWS – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi dengan menyalurkan bantuan senilai Rp8 miliar kepada pelaku usaha sektor perikanan dan pangan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran pada rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, di kawasan bawah Jembatan Siti Nurbaya, Senin (10/8/2026).
Program ini menjadi langkah strategis Pemko Padang dalam mengembalikan produktivitas masyarakat, khususnya para nelayan, pembudidaya ikan, kelompok wanita tani (KWT), serta pelaku usaha pangan yang terdampak bencana.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalankan aktivitas ekonomi secara normal.
“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus mendorong kembali aktivitas ekonomi masyarakat melalui program Padang Melayani,” tegasnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan prioritas, di antaranya sarana dan prasarana perikanan, benih dan calon induk ikan, pakan ikan, sarana pertanian dan ketahanan pangan, rehabilitasi serta rekonstruksi, hingga pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.
Menurut Fadly, penyaluran bantuan tidak hanya bertujuan memperbaiki kerusakan akibat bencana, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir maupun kelompok tani.
Ratusan penerima bantuan dari berbagai kelompok usaha tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Penyerahan bantuan juga dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan yang selama ini mendukung percepatan pemulihan pascabencana di Kota Padang.
Momentum HJK Padang ke-357 ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan Kota Padang yang tangguh, produktif, dan semakin maju di tengah tantangan perubahan iklim serta bencana hidrometeorologi.
(MMNEWS)








