Padang, mimbar-minangnews – Selasa (17 Februari 2026) — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, resmi melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumbar periode 2025–2029 di Auditorium Gubernuran, Padang.
Kepengurusan baru LPTQ Sumbar beranggotakan 72 orang dengan Vasko Ruseimy sebagai Ketua Umum. Posisi Ketua Harian diamanahkan kepada Prof. Dr. Ikhwan, S.Ag., S.H., M.Ag., sementara Sekretaris Umum dipercayakan kepada Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Sumbar. Jabatan Bendahara Umum dipegang Yopi Yulianto.
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besar kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan amanah tersebut bukan sekadar tugas organisasi, melainkan tanggung jawab moral dan spiritual untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Sumbar.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus LPTQ periode 2025–2029. Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk menghadirkan Al-Qur’an tidak hanya sebagai bacaan, tetapi sebagai pedoman hidup masyarakat Ranah Minang,” ujar Mahyeldi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode 2021–2025 atas dedikasi dan kontribusinya. Menurutnya, capaian LPTQ saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang telah dibangun sebelumnya.
Mahyeldi menekankan peran strategis LPTQ dalam membina generasi Qur’ani, memperkuat syiar Islam, serta meningkatkan kualitas qari-qariah dan hafiz-hafizah agar mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional. Pembinaan, kata dia, harus dilakukan secara sistematis, berkelanjutan, dan merata hingga kabupaten dan kota.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Sumbar Vasko Ruseimy menyebut pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 451-773-2025. Bersamaan dengan pelantikan, digelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai forum konsolidasi dan penyusunan program kerja periode 2025–2029.
Menurut Vasko, LPTQ ke depan akan memperkuat pembinaan berjenjang mulai dari keluarga, TPQ, madrasah, pesantren hingga perguruan tinggi. Selain itu, penguatan kapasitas pelatih dan dewan hakim, digitalisasi basis data qari/qariah dan hafiz/hafizah berprestasi, serta persiapan menghadapi MTQ nasional menjadi fokus utama.
“LPTQ bukan hanya lembaga penyelenggara MTQ, tetapi institusi strategis dalam membangun masyarakat Qur’ani. Kami ingin nilai Al-Qur’an tidak hanya dilantunkan, melainkan hadir dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujar Vasko.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Sumbar yang madani, maju, dan berkeadilan.
Turut hadir Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumbar, perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar, Ketua MUI Sumbar, perwakilan LKAAM Sumbar, Kepala Biro Umum Setda Sumbar, serta sejumlah undangan lainnya. (*)








