Mimbar-MinangNews.com, Padang — Ranah Minang Youth Leadership Forum (RMYLF) 2026 hadir sebagai ruang strategis pembinaan kepemimpinan bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumatera Barat. Forum ini dirancang untuk memperkuat karakter, integritas, serta kesadaran demokrasi generasi muda sejak dini, khususnya bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Pelaksanaan RMYLF 2026 dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan ruang belajar kepemimpinan yang lebih aplikatif bagi pelajar. Selama ini, OSIS dan MPK memang menjadi sarana pembelajaran organisasi di sekolah, namun praktik kepemimpinan dan demokrasi yang dijalankan masih terbatas pada kegiatan internal. Kondisi tersebut dinilai belum cukup untuk membekali pelajar menghadapi tantangan sosial dan kebangsaan yang semakin kompleks.
Mengusung tema “Manjapuik Cadiak Nan Pandai Membangun Pemimpin Masa Depan yang Berintegritas”, forum ini menekankan pentingnya melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki keteguhan moral, kejujuran, serta tanggung jawab sosial. Semangat tersebut dirangkum dalam jargon kegiatan “Cadiak Babudi, Tagak di Janji, Berperan untuk Negeri.”
RMYLF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Februari 2026* di Bagindo Azizchan Youth Center, Kota Padang. Kegiatan ini akan diikuti oleh 150 peserta, terdiri dari 75 pengurus OSIS dan 75 pengurus MPK SMA se-Sumatera Barat. Para peserta merupakan pelajar terpilih yang direkomendasikan sekolah karena dinilai memiliki potensi kepemimpinan dan komitmen untuk berpartisipasi aktif.
Rangkaian kegiatan disusun secara komprehensif melalui seminar kepemimpinan, dialog demokrasi, diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), hingga audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Melalui diskusi tersebut, peserta diajak mengidentifikasi persoalan publik, merumuskan gagasan, serta menyusun rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat.
Selain penguatan kapasitas kepemimpinan, RMYLF 2026 juga menanamkan nilai-nilai kepemimpinan Minangkabau yang berakar pada filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Nilai ini menjadi landasan etika agar kepemimpinan dijalankan sebagai amanah yang menjunjung keadilan, tanggung jawab, dan kepentingan bersama.
Melalui RMYLF 2026, panitia berharap tercipta ekosistem pembinaan kepemimpinan pelajar yang berkelanjutan, sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan pemimpin muda Sumatera Barat yang berintegritas dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.








