Momentum HUT RI ke-81, Yuliadi Chandra Dorong Transparansi Program Pemerintah hingga Bantuan Tepat Sasaran
PADANG, MMNEWS — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar perayaan seremonial. Kemerdekaan harus menjadi energi untuk memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk melalui keterbukaan informasi publik yang transparan, mudah diakses, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang, Yuliadi Chandra, dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Menurut Yuliadi, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebersamaan, kekompakan, kerja nyata, serta komitmen seluruh elemen bangsa dalam mendorong Indonesia yang semakin maju, adil, makmur dan sejahtera.
“Sejalan dengan semangat Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, mari kita tingkatkan kebersamaan, kekompakan dan semangat perjuangan dalam mengisi kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang kita cintai,” ujar Yuliadi.
Ia mengatakan, semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 harus terus hidup dalam setiap proses pembangunan. Bagi Sumatera Barat, momentum kemerdekaan harus menjadi pendorong untuk membangun daerah yang maju dan sejahtera tanpa meninggalkan nilai adat, budaya dan karakter masyarakat Minangkabau dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Keterbukaan Informasi Jangan Sekadar Formalitas
Yuliadi menegaskan, salah satu hal penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat adalah memastikan keterbukaan informasi publik berjalan sebagaimana mestinya pada setiap tingkatan pemerintahan.
Menurutnya, keterbukaan informasi tidak boleh berhenti sebagai kewajiban administratif badan publik. Informasi harus benar-benar sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat nyata.
“Masyarakat berhak mengetahui program pemerintah, siapa yang menjadi penerima manfaat, bagaimana mekanismenya, bagaimana mengaksesnya, dan sejauh mana program tersebut telah dilaksanakan,” tegasnya.
Ia menilai keterbukaan informasi menjadi semakin penting ketika menyangkut program perlindungan sosial, bantuan pemerintah, bantuan stimulan bagi masyarakat kurang mampu, hingga berbagai program yang menggunakan anggaran negara dan daerah.
Transparansi, menurut Yuliadi, sekaligus menjadi instrumen pengawasan publik agar program pemerintah berjalan sesuai tujuan serta bantuan diterima masyarakat yang benar-benar berhak.
Jangan Biarkan Rakyat Kecil Kehilangan Hak karena Minim Informasi
Yuliadi menyoroti masih pentingnya memperluas akses informasi bagi masyarakat ekonomi kecil. Jangan sampai warga yang sebenarnya memenuhi persyaratan suatu program justru tidak memperoleh manfaat karena tidak mengetahui informasi atau prosedur untuk mendapatkannya.
Termasuk, kata dia, masyarakat yang masih tinggal di rumah kontrakan dan membutuhkan dukungan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup maupun memperoleh hunian yang lebih layak.
“Jangan sampai masyarakat yang paling membutuhkan justru kesulitan mendapatkan informasi tentang program yang sebenarnya diperuntukkan bagi mereka. Keterbukaan informasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya mereka yang sudah memiliki akses dan kemampuan,” katanya.
Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat, pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota terus memperkuat sistem pelayanan informasi yang sederhana, transparan dan mudah dipahami masyarakat.
PJKIP Siap Kawal Hak Masyarakat atas Informasi
Yuliadi menegaskan, PJKIP Kota Padang akan terus mengambil peran dalam mendorong keterbukaan informasi publik sekaligus mengawal hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan bermanfaat.
Menurutnya, keterbukaan informasi memiliki hubungan erat dengan tata kelola pemerintahan, pengawasan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Republik ini harus memastikan rakyat menjadi makmur. Untuk mewujudkan itu, keterbukaan informasi publik harus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” tegas Yuliadi.
HUT RI ke-81, Saatnya Perkuat Persatuan
Pada momentum kemerdekaan, Yuliadi juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan menumbuhkan kembali kecintaan terhadap Merah Putih.
“Kita harus bersatu. Kita harus cinta Tanah Air. Kita harus cinta Merah Putih. Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan karya, kepedulian dan komitmen untuk membangun daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus mengingatkan bahwa kemerdekaan harus menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh rakyat.
Kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi memastikan pembangunan hari ini menghadirkan keadilan, keterbukaan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
MMNEWS | mimbar-minangnews.com
Aktual, Terpercaya, Mencerahkan







