BUKITTINGGI, Mimbar-MinangNews.com – 28 Februari 2026 — “Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih kita untuk peduli dan saling berbagi.” Pesan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat menutup rangkaian Safari Ramadan di Kota Bukittinggi melalui kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Raya Kota Bukittinggi, Sabtu (28/02/2026).
Kegiatan Subuh Mubarakah menjadi penutup kunjungan Safari Ramadan Gubernur selama dua hari, 27–28 Februari 2026 di Bukittinggi. Rangkaian agenda diawali dengan memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pemerintah daerah, dilanjutkan salat tarawih di Masjid Nurul Huda Panganak, iktikaf di Masjid Jami’ Gantiang Sawah Laweh, serta penyerahan bantuan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Dalam tausiyahnya, Mahyeldi menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum pembinaan diri sekaligus penguatan empati sosial di tengah masyarakat.
“Ketika kita merasakan lapar, di situlah kita belajar memahami saudara-saudara kita yang kekurangan. Nilai inilah yang harus kita jaga, agar kebersamaan dan kepedulian terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurut Mahyeldi, semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan tidak boleh berhenti setelah bulan suci berakhir, melainkan harus menjadi karakter dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Gubernur menyerahkan bantuan hibah Safari Ramadan sebesar Rp25 juta untuk Masjid Raya Kota Bukittinggi, 30 mushaf Al-Qur’an, serta bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta dari Persatuan Kepala Sekolah.
Kegiatan Subuh Mubarakah berlangsung khidmat dan dihadiri puluhan jemaah dari berbagai kalangan. Selain masyarakat umum, tampak hadir pula jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi. Safari Ramadan di kota tersebut ditutup dengan doa bersama, penuh harap agar Sumatera Barat senantiasa diberkahi serta dijauhkan dari segala musibah. (*)







