PADANG, Mimbar-MinangNews.com — Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau progres pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di kawasan Bumi Perkemahan Lubuk Minturun, Kota Padang.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Perkimtan memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Total sebanyak 209 unit huntap tengah dibangun untuk memberikan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana.
Proyek pembangunan huntap ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan Yayasan Buddha Tzu Chi Padang. Seluruh bangunan dirancang dengan spesifikasi konstruksi yang kokoh, menggunakan material berkualitas, termasuk bata ringan (sepa block) sebagai salah satu produk unggulan dari PT Semen Padang.
Lokasi pembangunan yang berada di kawasan perbukitan Lubuk Minturun dinilai strategis karena memiliki lingkungan yang relatif tenang, udara sejuk, serta pemandangan alam yang mendukung kenyamanan hunian. Pemerintah optimistis, setelah proses pembangunan rampung, masyarakat korban bencana akan lebih bersemangat memulai kehidupan baru di lingkungan yang lebih aman dan tertata.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana berjalan tepat waktu dan tepat mutu, sehingga hak masyarakat untuk mendapatkan hunian yang layak dapat segera terpenuhi.
Pemerintah berharap seluruh proses pembangunan dapat selesai sesuai target, sehingga serah terima unit kepada warga terdampak bisa dilakukan dalam waktu dekat. (*)







