AGAM, Mimbar-MinangNews.com — Suasana khidmat dan penuh antusiasme menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Masjid Al Wustha Pulai Tangah, Nagari Persiapan Sungai Jariah, Kecamatan Lubuak Basuang, Kabupaten Agam, Jumat (20/2/2026).
Ratusan jamaah, mulai dari anak-anak hingga lansia, memadati masjid dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H/2026. Kehadiran Gubernur untuk melaksanakan iktikaf bersama masyarakat menjadi momen yang dinanti, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp25 juta serta 20 Al-Qur’an guna mendukung pembangunan dan kegiatan syiar keagamaan di Masjid Al Wustha.
“Bantuan ini kita serahkan agar masjid-masjid di Sumbar memiliki fasilitas yang semakin baik untuk menunjang kegiatan ibadah dan syiar Islam. Ramadan adalah momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan, bulan suci Ramadan hendaknya dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat ketakwaan dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun di masjid menjadi fondasi penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, menjaga lisan dan perilaku, serta meningkatkan kepedulian sosial. Insyaallah, keberkahan Ramadan akan semakin mempererat persaudaraan di antara kita,” tambahnya.
Gubernur juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas daerah dan menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga suasana damai dan penuh keberkahan tetap terjaga di Ranah Minang.
Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi turut didampingi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sumbar, di antaranya Asisten Administrasi Umum Medi Iswandi; Kepala Bappeda Zefnihan; Kepala Badan Pendapatan Daerah Al Amin; Kepala Biro Umum Andree Harmadi Algamar; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Edi Dharma; serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Nolly Eka Mardianto.
(Adpsb/nov/bud)






