Binaan Muaro Menjadi Bupati Solok, Selamat Jalan Senior H. Gusmal
Oleh: Labai Korok
Mimbar-MinangNews.com
Semua politisi di Indonesia mungkin dapat menjadikan sosok mantan Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo, sebagai inspirasi perjalanan hidup dan politik. Dari binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Muaro Padang, beliau bangkit dan kembali dipercaya rakyat hingga menjadi Bupati Solok untuk kali kedua.
Kisah hidup ini membuktikan bahwa tidak semua penghuni penjara bersalah di mata rakyat, dan tidak pula mereka yang berada di luar penjara sepenuhnya suci. Tak ada gading yang tak retak, tiada manusia tanpa salah. Ungkapan ini menjadi bingkai perjalanan hidup almarhum.
H. Gusmal pernah menjabat sebagai Bupati Solok periode 2005–2010, kemudian menjalani masa hukuman selama 2 tahun 8 bulan di LP Muaro Padang. Namun, kepercayaan publik kembali mengalir kepadanya. Pada Pilkada serentak 9 Desember 2015, ia ditetapkan KPU sebagai pemenang dan kembali menakhodai Kabupaten Solok untuk periode 2016–2021.
Berpulang ke Rahmatullah
Pada Minggu, 8 Februari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB, H. Gusmal Dt Rajo Lelo berpulang ke rahmatullah di RS M. Natsir Solok.
Ucapan duka mengalir dari berbagai kalangan:
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Turut berduka cita atas wafatnya mantan Bupati Solok, Bapak H. Gusmal, pada pukul 18.00 WIB di RS M. Natsir Solok.
Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan.
Jejak Prestasi dan Pengabdian
Selama menjabat sebagai kepala daerah, H. Gusmal dikenal sebagai sosok yang memiliki banyak prestasi dan inovasi pembangunan. Di antara penghargaan yang pernah diraih Pemerintah Kabupaten Solok di masa kepemimpinannya, antara lain:
- Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri, dengan predikat “Sangat Inovatif” dalam indeks inovasi daerah.
- Penghargaan Kabupaten Terbaik Pelaksana Elektronifikasi dari Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat.
- Penghargaan “The Most Improvement” dalam ajang Peduli Wisata Award (PWA) oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat.
Berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinannya memberikan dampak nyata yang dirasakan masyarakat, sehingga ia dipercaya memimpin Kabupaten Solok selama dua periode.
Warisan Politik
Di akhir kiprahnya, H. Gusmal juga dikenal sebagai salah satu figur politik yang berperan dalam memenangkan pasangan Mahyeldi–Vasko sebagai Kepala Daerah Sumatera Barat. Jejak langkahnya menjadi inspirasi bagi generasi politisi dan birokrat di Sumatera Barat.
Selamat jalan, Senior.
Jejak pengabdianmu akan selalu dikenang.
Semoga menjadi inspirasi bagi dunia politik dan pemerintahan Indonesia.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.







