Today

Bullying SMA 72, Antisipasi Sekolah Sumbar Pasang CCTV

Oleh Labai Korok

Mimbar-minangnews.com – Semua mata mungkin tak percaya ada ledakan bom di sekolah. Apalagi ledakan bom sudah lama tidak terjadi di Indonesia. Pertanyaannya apakah masih ada teroris?. Ternyata analisa awal peristiwa di SMAN 72 Jakarta yang diduga dipicu oleh pengalaman menjadi korban bullying.

Kasus Bullying ini merupakan perilaku agresif diantara anak usia sekolah yang bersumber pada adanya power yang tidak seimbang (baik yang terlihat secara nyata ataupun yang dirasakan) antara pelaku dan korban. Pelaku merasa punya power, korban merasa tidak punya power.

Berakibat korban bullying akan malas sekolah atau bisa juga berhenti disekolah, namun terkhusus di SMA 72 ini, korban nekat lakukan pengeboman bentuk pembalasan terakhir.

Pengalaman Penulis, ketika anak Penulis terkena bullying di sekolahnya di Kota Padang oleh teman-temannya, situasinya lebih dikarenakan pelaku bullying termasuk anak bermasalah di keluarga.

Bullying bukan sekedar konflik antar individu, atau antar dua orang, melainkan perilaku kelompok, pada kasus ini korban di-bully karena kondisi fisiknya .

Seringkali korban bullying, mengalami menjadi korban berulang-ulang, dari pelaku yang sama maupun yang berbeda.

Pada titik korban tidak kuasa menerima perlakuan yang menimbulkan penderitaan bagi dirinya, maka bisa muncul perilaku perlawanan dan pembalasan, seorang korban kemudian dapat menjadi pelaku kekerasan (victim-offender overlap).

Kasus SMA 72 Kelapa Gading ini menjadi pelajaran bagi Kita di daerah Sumatera Barat, semua Sekolah, tentu cepat dicarikan solusi di internal sekolah, agar kasus bullying bisa dihentikan antara siswa/siswi.

Pengalaman Penulis disaat anak terkena bullying di sekolahnya, Penulis memintak agar pihak sekolah memasang cctv (Closed-Circuit Television atau Televisi Sirkuit Tertutup) diseluruh lingkungan sekolah termasuk di dalam kelas, semua ruangan diberi cctv yang akan terkoneksi ke pusat tevi sekolah.

Ketika semua lingkungan sekolah dan ruangan sekolah diberi cctv maka pihak sekolah menunjuk guru konseling/guru khusus untuk mempelajari prilaku anak-anak yang terekam di cctv tersebut.

Setiap rekaman perilaku anak-anak dalam cctv tersebut dipelajari secara khusus, lalu diambil tindakan yang akan dijadikan antisipasi prilaku yang negatif tersebut.

Cctv sekolah untuk antisipasi bullying sagat lah efektif, adanya cctv bisa mengatasi adanya kejadian bullying, prilaku pencurian dikalagan sekolah, namun bisa juga dijadikan sarana untuk memberikan perlakuan pembinaan kepada anak-anak setelah menganalisis rekaman cctv tersebut.

Pengalaman di sekolah anak Penulis, dengan adanya cctv tersebut sangat efektif mencegah terjadinya bullying dan prilaku negatif anak-anak lainnya.

Mari disetiap sekolah pasang cctv disetiap ruangan, serta membuat program khusus untuk menganalisis rekaman cctv tersebut untuk memperkuat mata ajar di sekolah SMA/SMK.