Today

Dinas Koperasi & UKM Sumbar Gelar Rapat Pembetukan Koperasi Desa Merah Putih Harapan Baru

MIMBAR-MINANGNEWS.COM, Rapat bersama di Kantor Dinas Koperasi & UKM Sumbar Jl. Khatib Sulaiman No. 11 Kel. Lolong Belanti Kec. Padang Utara Jumat, 28 Maret 2025, hadir dari perwakilan Dinas Asisten 1, Wali Nagari, dan Camat, Padang Pariaman rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi & UKM. Dr. Endrizal, SE, M.Si.

Rapat ini dalam rangka merapatkan barisan visi dari Koperasi itu sendiri pembentukan tersebut guna memperkuat Koperasi yang ada di Kabupaten Padang Pariaman, pembenahan dan pembentukan dalam rangka menumbuhkan kembangkan pergerakan Koperasi masyarakat.

Stick holder yang hadir antusias dan semangat dalam rapat tersebut dalam pembahasan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Padang Pariaman akan dibentuk 10 April 2025 sekaligus peresmian, “Kata Endrizal.

Amanat Koperasi Merah Putih ini dibentuk dalam rangka memeperkuat perekonomian masyarakat dari berbagai bidang dalam usaha yang akan dikelola oleh Koperasi Merah Putih nantinya.

Cooperatives are a strength of society’s economy, especially MSME enterprises can later grow and develop together with cooperatives as central to mutually reinforce their growth in society.

Di tengah tantangan ekonomi global dan ketimpangan pembangunan antara kota dan desa, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Koperasi Desa Merah Putih untuk membentuk koperasi di 70.000 hingga 80.000 desa di seluruh wilayah Indonesia, dengan alokasi dana sebesar Rp3 M-Rp5 M untuk setiap koperasi.

Program ini bukan hanya sekadar kebijakan ekonomi, tetapi juga wujud nyata dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Dengan memanfaatkan kekuatan kolektif masyarakat desa, koperasi ini bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar.

Di satu sisi, kebijakan ini membuka peluang besar bagi masyarakat desa untuk lepas dari jerat kemiskinan dan ketergantungan pada pihak luar.

Namun, di sisi lain, muncul berbagai pertanyaan politik mengenai bagaimana koperasi ini akan dikelola, siapa yang akan mendapat manfaat terbesar, dan bagaimana dampaknya terhadap struktur kekuasaan di tingkat lokal.

Bagaimanapun, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, kepala desa, dan masyarakat, koperasi ini dapat menjadi alat transformasi sosial-ekonomi yang membawa desa menuju masa depan yang lebih sejahtera dan mandiri.

pewarta : Hendri Gunawan