Today

Sisir Batang Anai, Memastikan Korban Galodo Ditemukan

Baginda Yohanes Wempi

Pemerintah propinsi Sumatera Barat, bersama relawan bencana dan masyarakat sudah melakukan evakuasi korban dan membersihkan areal yang terkena Galodo.

Dari data yang tercatat lebih kurang 41 orang meninggal dan puluhan lain masih dinyatakan hilang. Kemungkinan korban tewas bertambah seiring pencarian yang dilakukan Tim SAR dan aparat yang bertugas.

Situasi masih banyaknya korban yang belum ditemu dikarenakan kejadiannya dimalam hari, suasana hujan pula.

Didaerah lembah anai misalnya, disini terdapat kawasan destinasi wisata seperti ada restoran Xaxapa yang sampai sekarang belum ditemukan puing-puingnya.

Dilihat dari waktu, jam, keadaan yang terjadi diperkirakan malam Minggu tersebut banyak dan rame orang yang singgah, melihat video pendek yang beredar disosmed terdapat pada waktu arus mobil pun merayap dan panjang menuju kota Bukittinggi.

Hitungnya masih banyak korban yang belum ditemukan, puing mobil pun belum ditemukan dimana menumpuknya atau terletaknya.

Satu pertanda ada satu mayat korban yang ditemukan didaerah muaro Batang Anai, ujung koto tangah Padang. Andaikan itu dijadikan pedoman diperkirakan semua korban sudah berada didaerah muaro Batang Anai, dilubuk kedalaman Batang Anai yang ada didaerah lubuk Alung atau daerah pasar usang.

Untuk memastikan dan mengecek kebenaran ini, perlu kiranya tim SAR terkatih dan Basarnas untuk turun kedasar sungai dikedalaman tersebut melihat keberadaan bangkai mobil atau ke daratan yang dilanda Galodo.

Begitu juga diharapkan masyarakat kayutanam, lubuk Alung, Batang Anai juga membantu mengiri sungai tersebut melihat keberadaan korban yang masih bisa evakuasi untuk kebaikan keluarga.

Situasi evakuasi dengan medan terkena Galodo memang luas dan panjang yang dilalui, semangat dan kerjasama semua komponen bisa menyelamatkan kondisi yang ada.