MMNEWS | Pasaman
Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal daerah, Kabupaten Pasaman terus menunjukkan geliat pembangunan yang positif. Menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, berbagai program unggulan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pada Rabu (06/05/2026), Ketua DPRD Pasaman memberikan apresiasi terhadap sejumlah program dan terobosan yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Welly-Parulian.
Menurutnya, keberanian Bupati Welly dalam menata ulang kebijakan anggaran menjadi bukti komitmen menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada rakyat, meski di tengah keterbatasan fiskal.
“Di tengah kondisi fiskal yang terbatas, Pemkab Pasaman tetap mampu menghadirkan program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ini menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan visioner,” ujarnya.
Selama hampir satu tahun kepemimpinan, sejumlah program unggulan telah berjalan, mulai dari layanan kesehatan gratis dan ambulans gratis (SIGAP), pendidikan dan seragam sekolah gratis, Gerakan Nagari Bangkit berbasis ABS-SBK, hingga program Bajak Gratis untuk sektor pertanian.
Tak hanya itu, program penciptaan 1.000 lapangan kerja, pembangunan rumah tidak layak huni, pusat kreativitas anak nagari, pemutakhiran data penerima bantuan sosial, hingga pengembangan nagari tangguh bencana juga mulai menunjukkan progres yang signifikan.
Bahkan, wilayah-wilayah terpencil dan daerah 3T di Pasaman kini mulai menikmati layanan internet gratis, terutama di fasilitas kesehatan, yang ke depan direncanakan akan diperluas ke sektor pendidikan dan masyarakat umum.
Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa seluruh program tersebut akan terus dievaluasi secara berkala agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Sepuluh program unggulan ini kami susun untuk masyarakat. Alhamdulillah, satu per satu mulai berjalan dan akan terus kami perbaiki melalui evaluasi yang berkelanjutan,” kata Welly.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari banyaknya program yang diluncurkan, tetapi sejauh mana program tersebut memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Di tengah badai efisiensi nasional, Pasaman berupaya membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus bergerak. Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Pasaman optimistis mampu melangkah menuju daerah yang maju, berkarakter, dan berkelanjutan.
“Mari kita teguhkan niat bersama, mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan,” tutup Bupati Welly Suhery.
(MMNEWS – Iwan)








